Couple Karakter Izumi

Annyeong, ohayou~
Kali ini Izumi lagi pengen bahas tentang couple karakter novel saya. Empat dululah ya~
1. Ana&Rio dalam karya Psikopat itu Pacarku, ini cukup banyak penggemarnya. Saya pun kaget, jumlah view sampai 60k, alhamdulilah, semua ini rezeki dari Allah. Padahal, ini cerita paling simpel, tulisannya pun paling berantakan, karena termasuk karya pertama(maaf, kedua, karena yang pertama saya unpub) yang saya selesaikan hingga tamat. Enggak nyangka juga banyak respons dan sampai aku bikin hingga 3 season karena permintaan pelanggan, eh pembaca. Aku gampang disetir dulu, hiks.

Nah, aku akan bongkar couple Ana dan Rio. Siapa sih Ana? Seorang gadis polos yang punya banyak rasa ingin tahu, juga setia. Dan saya mengimajinasikan diri saya sendiri. Ana, berasal dari nama asli saya, pun sifatnya. Kepo number one. Wkwkw. Hanya saja sudah banyak bumbu yaa.

Sementara Rio, who is he? Seorang pria misterius, perhatian, dan suka darah. Kalau ini fiksi, hanya saja namanya saya ambil dari teman SD saya, yang beneran ganteng. Wkwkw.

Ana diceritakan sebagai gadis setia, mungkin agak bodoh karena setelah mengetahui pacarnya bukan orang normal, tapi dia tetap mencintainya. Cinta buta. Namun, di akhir cerita, Rio mulai bertaubat. Rio sendiri tersentuh, karena Ana tulus mencintainya. Awalnya, dia hanya main-main, obsesi, tapi perlahan berubah. Sayangnya, ajal menjemputnya.

Aslinya mau aku buat tragis. Selesai di akhir season 1. Dan saat itu banyak yang minta happy ending, aku pun menurut. Sedih banget. Wkwkw. Alhasil, aku hidupkan lagi udah seperti sinetron. Yah, ini namanya pengalaman. Ehehehe.

2. Ken & Mia
Karya ini, Kursi Roda Membawa Jodoh, cukup rame juga walau enggak serame PIP. Alhamdulillah, karya ini tembus sampai 23k view. Dan juga masih berantakan tulisannya. Malu deh. 

Ken adalah siswa SMA yang arogan. Aku buat karakternya yang bener-bener bad boy kejam. Aku terinsipirasi dari film-film Jepang, yang banyak mengusung pembulian. Tapi aku bosan, kalau pembulian hanya dilakukan sesama jenis. Cowok ke cowok, atau cewek ke cewek. Alhasil, aku buat cowok ke cewek.

Sementara, Mia, gadis polos, ceroboh, baik hati, dan lemah. Kontras dengan kepribadian Ken.

Mereka pun bertemu, dan Ken merisak Mia. Ken sangat kejam. Udah kayak Fir'aun. Teman-temannya saja masih ada rasa iba, kalau melihat Ken terlalu kejam sama Mia. Mereka masih menghormati perempuan. Namun, tidak dengan Ken. Ken sudah seperti iblis.

Karena itulah, Ken diazab.😌 Dia lumpuh dan ditinggal semua orang. Namun, saya tidak serta merta langsung menghilangkan sifat jeleknya. Memang dia lebih kalem, tapi mulutnya enggak. Dia masih egois. Dan justru dia yang menjadi orang lemah. Dia dibully oleh tiga seniornya. Dan Mia, datang untuk melindunginya.

Saya sengaja membuat keadaan menjadi terbalik. Karena saya mengaitkan dengan roda kehidupan. Kadang di atas dan kadang di bawah. Jadi, sedikit mendekati kehidupan nyata.

3. Terry & Lyra
Karya berjudul Saksi, tidak seberapa, hanya 1,5k view. Genrenya memang cukup berat, tapi tulisannya yang paling rapi. Karena sedang diikutsertakan dalam lomba. 

Lyra gadis ceria, periang, tapi memiliki penyakit kecemasan. Dia punya masa lalu kelam yang tidak ingin diceritakan.

Sedangkan, Terry, pria pendiam, cool, dia mengalami amnesia. Tidak mengingat masa lalunya.

Lyra dan Terry bertemu. Lyra berkata bahwa Terry adalah teman masa kecilnya. Mereka berdua terlibat sesuatu. Dan X, pria misterius terus mengejar mereka, semenjak Lyra datang di kehidupan Terry.

Terry adalah sosok laki-laki lemah, tapi selalu ingin melindungi Lyra yang terus dalam bahaya. Dua remaja yang nasibnya di ujung tanduk.

4. Chiba & Nana
Karya Umurku 30 Bukan 17, mendapat view 2k, enggak terlalu banyak, mungkin karena fanfiction Jepang. Wajarlah, Jepang nggak begitu dikenal di sini. Saya juga tidak meniru cerita Drakor yang judulnya mirip yaa! Saya cuma tahu ada judul drakor yang mirip, tapi saya belum nonton. Dan di sini, saya hanya terinspirasi dari umur asli tokoh utamanya. Yudai Chiba. Umurnya sudah 30 tahun, tapi dia masih sering main film remaja. Makanya, tercetus ide ini.

Chiba adalah seorang asisten detektif, yang diutus atasannya untuk menyelidiki kasus diam-diam di sebuah sekolah. Chiba harus menyamar jadi anak sekolah. Ini saya terinspirasi dari shibatora.

Chiba adalah sosok yang baik hati, kikuk, ceroboh, kuat, dan terpaksa konyol demi penyamaran. Sementara, Nana, seorang gadis cantik yang lemah lembut.

Namun, Nana menyatakan dengan tegas, bahwa dirinya membenci om-om. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Chiba, yang mulai jatuh cinta pada Nana. Chiba harus terus menyembunyikan jati dirinya demi terus bersama gadis muda itu.

Nah, yeorobun, minna-san, bagaimana? Adakah dari kalian yang sudah membaca karya saya? Adakah couple favorit kalian? 

Kalau Izumi pribadi, masih lebih menyukai couple Ana & Rio. Namun, semua karakterku, tentu saja aku menyayangi mereka semua. Karya sudah seperti anakku sendiri. Huehehehe. Jika nggak sayang, gimana bisa mengimajinasikan? Gimana bisa buat karya itu jadi hidup?

Sekian, basa-basi saya di pagi hari. Sampai jumpa lagi.🤗

Comments

Popular posts from this blog

Quarter Life Crisis

Pemula Mau Nulis Novel?

Kesedihan (Fiksi Mini)