Posts

Showing posts from April, 2023

Minder Setelah Silaturahmi

Image
Tidak semua orang benar-benar bahagia ketika bertemu dengan teman maupun keluarga. Biasanya orang seperti ini adalah kaum introvert jenis anti sosial. Mungkin tidak semua juga, bisa jadi ada trauma tertentu. Lebaran dan liburan memang banyak sekali yang menantikannya. Namun, di antara mereka ada pula yang justru stres karena ini. Penyebabnya? Minder. Cukup banyak orang seperti ini yang Yamami tau. Katakanlah bertemu dengan sanak saudara memang menyenangkan. Apalagi sudah lama tidak bertemu. Mungkin hanya beberapa bulan sekali, satu tahun sekali, bahkan beberapa tahun sekali. Perasaan rindu itu ada. Namun, perasaan minder pun ada. Alasannya simpel. Kebiasaan netizen Indonesia yang suka membandingkan antara satu dan lainnya sejak kecil. Hal itu membuat sang anak menanamkan dalam otaknya. "Ah, aku harus lebih hebat daripada dia."  Yang semula orang lain yang membandingkan, kelamaan diri sendiri yang membandingkan dengan orang lain. Itu beban banget. Seperti contoh, setelah berte...

Quarter Life Crisis

Image
 Hellow, Izumi di sini. Sudah lama sekali tidak merandom. Karena aku baru aja nonton YouTube tentang ini, maka aku mau bahas di sini. So, kalian pasti familier kan dengan sebutan Quarter Life Crisis? Gambar adalah pemanis💚 seperti yang nulis :v Yap. Seperti yang kalian tau, ini kondisi psikologis manusia sekitar umur 25 tahun. Bisa di bawah atau di atas. Bahkan bisa 30 atau 40 tahun! Loh, kok, bisa? Kalau kamu menemukan orang dewasa bahkan tua, yang masih suka melamun misalnya (dalam artian tidak memikirkan sesuatu, hampa), maka mungkin orang itu belum sembuh dari fase QLC. Kenapa? Karena memang tidak ada yang memberitahu, bagaimana menyembuhkannya. So, di sini aku ingin ikut berbagi sekaligus mempraktekkan tips dari YouTube yang aku tonton. Sebelumnya, kamu sudah tau kan kondisi QLC seperti apa? Yap. Kondisi yang hampa. Bisa jadi tiba-tiba kamu menangis tanpa alasan atau mungkin emosi yang lain. Atau juga penyakit aneh. Pernah kah kamu merasakan? Hei, aku sakit mag, padahal aku m...